Senin, 27 Desember 2010

YA ALLAH

ALLAH
Nama yang paling bagus
Susunan huruf paling indah
Ungkapan hati yang paling tulus
Untaian kata paling berharga
Ucapan yang paling mulia

ALLAH
Milik-Nya semua kekayaan
Milik-Nya semua keabadian
Milik-Nya semua pertolongan
Milik-Nya semua kemuliaan
Milik-Nya semua kekuatan

ALLAH
Dari-Nya semua kasih sayang
Dari-Nya semua perhatian
Dari-Nya semua bantuan
Dari-Nya semua kebaikan
Dari-Nya semua cinta

ALLAH
Kepada-Nya kita bersabar
Kepada-Nya kita bersyukur
Kepada-Nya kita memohon
Kepada-Nya kita bersimpuh
Kepada-Nya kita kembali

ALLAH
Hanya kepada-Mu kami memohon
dan hanya dari-Mu semua pertolongan...

Sabtu, 25 Desember 2010

Aku tak Tahu

Aku...
Hanyalah sebutir pasir di padang tak terbatas
Setetes air di samudra yang luas tak bertepi
Aku tak tahu...
berapa banyak khilaf ku lakukan
betapa banyak dosa ku kerjakan
berapa banyak nikmat-Mu yang kudustakan
betapa banyak rizeki-Mu yang ku siakan

Sungguh ku tak tahu...
dimanakah ku kelak saat kiamat tiba
Sungguh ku tak layak tinggal di SyurgaMu
Namun ku tak sanggup tinggal di NerakaMu
Ya Allah...
Ya Rahman...
Ya Rahhim...
ampunilah segala dosa, khilaf dan salahku
ampunilah dosa, khilaf dan salah kedua orang tuaku tercinta
ampunilah dosa, khilaf dan salah saudara-saudaraku
Hanya kepada-Mu aku memohon
dan hanya darimu lah semua pertolongan

Selasa, 16 November 2010

Malaikatku

Resah datang gelisah mengusik hari
kala cinta mengetuk hati
curahkan sejuta kasih sayang
hujani pagi penuh cinta
tenggelamkan dalam lautan rindu

Kau bagai malaikat dengan sayap putih
mengandungku selama 9 bulan
melahirkanku dengan susah payah
merawatku dengan penuh kasih sayang
membesarkanku dengan tetesan keringat
mendidikku hingga ku dewasa

Kau bagai malaikat dengan sayap putih
beri perhatian bila ku sakit
beri perhatian bila ku terjatuh
beri perhatian bila ku menangis
beri perhatian bila ku kesepian

Kau bagai malaikat dengan sayap putih
tanganmu tempat ku meminta
bahumu tempat ku bersandar
dadamu tempat ku menagis
kakimu tempat ku berpijak

Kau bagai malaikat dengan sayap putih
wajahmu penuh sinar kasih sayang
wajahmu penuh kerinduan
wajahmu penuh senyum ketulusan
wajahmu penuh kesabaran





Kau bagai malaikat dengan sayap putih
jasamu tiada terbalas
jasamu tiada terganti
jasamu tiada lara
jasamu terukir indah di Surga

Malaikatku
Kau cahaya dalam pagiku yang kelam
Kau tawa dalam senyumku yang kelu
Kau hangat dalam dingin malamku
Kau melodi dalam bekunya laguku
Kau hujan dalam gersang hatiku
Hanya doa kupersembahkan untukmu
atas segala jasamu
Hanya tangisku sebagai saksi
sebagai rasa terima kasihku kepadamu….Ibu




Banjarbaru, 20 Okt 2010
Fathul Jannah “_”

Kasih ku hilang

Ku tunggu datangnya hari ini
penuh arti mengukir sejarah hidup
episode baru yang dinanti
jalani hidup bersamamu kasih

Waktu berjalan begitu cepat
yang tertinggal hanya memori
kuulang semua kisah bersamamu
mengenang kasih merajut cinta

Kini kau telah pergi tuk selamanya
meninggalkan sepenggal kisah manis
bersama sejuta mimpi dan cinta
dalam hidupmu yang singkat

Kini…
Hariku sunyi tanpa tawamu
pagiku kelam tanpa hadirmu
siangku sunyi tanpa senyummu
tidurku resah tanpa pelukmu

Kini...
kita terpisah jarak dan waktu
hapus semua mimpi dan cintaku
tuk berdua bersama selamanya
ucap ikrar cinta dalam ikatan suci
tuk reguh indah cinta abadi



Fathul Jannah “_”
Banjarbaru, 18 Oktober 2010

MASA

Masa silam yang terpendam dalam waktu
Goresan sejarah yang tak pernah terulang
Jarak terjauh tak mungkin terlampaui

Masa kini yang terukir dalam waktu
Goresan detik, menit, hari yang dilalui
Anugrah terindah yang dimiliki

Masa depan yang terpancar dalam waktu
Goresan tinta di atas buih air
Tabir misteri kegelapan abadi

Demi masa yang terus berputar
Demi masa yang tak mungkin terganti
Demi masa silam, masa kini dan masa depan…



Fathul Jannah “_”
Banjarbaru, September 2010

PUISI UNTUK AYAH

Kala senja merayap di kaki langit
Alam semesta mulai bertasbih
Ku bersimpuh di tempat ini
Memanjat sejuta doa untukmu

Sosok itu telah pergi
Pergi tuk selamanya
Meninggalkan ku sendiri
Sendiri jalani hidup ini

Ayah kau telah pergi…
Namun..
Sosokmu tak tergantikan
Sosokmu slalu ku kenang
Kini…
Hanya doa yang slalu ku panjat untukmu Ayah
Semoga kau bahagia disisiNya…

Fathul Jannah “_”
Banjarbaru, September 2010